Latar Belakang
Tanaman
hias dalam pot (potplant) sekarang banyak dinikmati oleh masyarakat. Hal ini
terbukti bahwa hampir semua perkantoran dan hotel serta pusat perbelanjaan di
kota-kota besar menghias tempatnya dengan mengGunadiakan tanaman hias dalam
pot. Selain itu hampir 70% pencipta taman menghiasi ruangannya dengan tanaman
hias dalam pot. Inilah yang mendorong permintaan akan bunga dalam pot meningkat
dan secara otomatis akan merangsang orang untuk berusaha di bidang ini.
Adapun
fungsi tanaman dan kegunaan tanaman hias ini dalam pengGunadiaannya dibagi
menjadi 3 yaitu untuk individu, perkantoran dan perhotelan. Prospek penjualan
tanaman hias dalam pot (potplant) di Indonesia cukup besar. Nilai produk
hortikultura Indonesia tahun 1996 mencapai Rp. 57,5 milyar dengan pertumbuhan
15-25% per tahun. Pada tahun 2005 diperkirakan permintaan dalam negeri Rp. 186-425
milyar. Kondisi ini didukung dengan kenyataan bahwa minat masyarakat di
Indonesia yang semakin besar.
Dapat
diamati bahwa trend tanaman hias semakin tahun semakin meningkat, maka dari itu
sangat menarik untuk menekuni dan mendalami usaha ini, maka pada kesempatan
magang mandiri kali ini, saya melakukan magang di usaha tanaman hias milik
Bapak Gunadi yang berada di Ds. Beji Kec. Comal Kab. Pemalang Jawa Tengah,
Tepatnya di depan stasiun Comal, di sana Bapak Gunadi menjual berbagai tanaman
seperti tanaman bunga kamboja, keladi, bougenvile, berbagai jenis anglonema,
keladi, katus, alocasia, dan ada beberapa jenis
bonsai.
Peluang
Indonesia di pasar florikulture dunia cukup besar. Nilai produk floriculture
Indonesia pada tahun 1996 mencapai Rp. 57,5 milyar dengan pertumbuhan 15-25%
per tahun. Pada tahun 2005 diperkirakan permintaan dalam negeri Rp. 186-425
milyar. Sayangnya ekspor pada tahun 1996 hanya US$ 310-714 juta, sementara
peluang pasar florikulture dunia sepuluh mendatangkan US$ 120 milyar. Namun dengan
strategi itu dan didukung pesatnya perkembangan industri floriculture di
Indonesia diramalkan 10% dari jumlah ini yaitu US$ 12 milyar dapat dipenuhi
oleh Indonesia.
Tanaman
dan manusia berinteraksi secara spesifik. Manusia menerima keuntungan positif karena
tanaman akan menimbulkan emosi atau perasaan, misalnya perasaan senang, puas
atau terkagum-kagum. Seorang pencinta tanaman akan hanyut perasaannya bila
melihat keindahan bentuk, warna atau tekstur suatu tanaman. Bagian tanaman yang
dapat menarik perhatian ,misalnya tajuk, daun, batang ataupun bunganya.
Komentar
Posting Komentar