Latar Belakang

Tanaman hias merupakan tanaman yang memiliki nilai keindahan dan daya tarik tertentu. Di samping itu juga mempunyai nilai ekonomis untuk keperluan hiasan di dalam dan di luar ruangan. Karena mengandung arti ekonomi, tanaman hiaspun dapat diusahakan menjadi suatu bisnis yang menjanjikan keuntungan besar.

Kebutuhan akan tanaman hias memang merupakan kebutuhan sekunder, tetapi telah memasyarakat. Tanaman ini dibutuhkan masyarakat golongan bawah sampai golongan atas, meskipun tujuan pemakaiannya berbeda-beda, ada yang sekedar untuk menghijaukan rumah dan ada untuk menaikkan gengsi. Selain di rumah pribadi, tanaman hias juga dibutuhkan di perkantoran/instansi, pertokoan, hotel dan sebagainya. Banyaknya konsumen yang membutuhkan tanaman hias member prospek yang baik bagi masa depan bisnis tanaman hias. Apalagi dunia tanaman hias tidak terbatas hanya pada tanaman hias yang hidup di pot, tetapi juga meliputi bunga potong, kaktus, bonsai, tanaman hidroponik dan bunga tabor. Selain itu ditunjang pula dengan keberadaan Indonesia sebagai Negara tropis yang mana iklim Indonesia sebenarnya memberikan kemudahan bagi tanaman hias. Di samping itu ragamnyapun begitu banyak dijumpai di Indonesia. Jika dapat memanfaatkan ragam tanaman yang begitu banyak serta memadukannya dengan teknologi yang tepat, tidak mustahil bisnis tanaman hias akan dapat menyamai bisnis sayur dan buah yang sampai saat ini masih berada di tingkat teratas.

Dalam memilih tanaman hias konsumen akan melihat penampilannya yaitu besar kecil bunganya, warnanya, kesegarannya dan kualitas sesuai dengan keinginan konsumen maka konsumen akan tertarik untuk mengkonsumsi tanaman hias yang dipasarkan dan sesuai dengan keinginan konsumen terutama konsumen potensial. Selain dengan fenomena itu, sekarang banyak orang yang berusaha dengan menjual tanaman hias dalam pot. Hal ini dikarenakan tanaman mengikuti permintaan pasar yaitu semakin digemari tanaman hias dalam pot oleh masyarakat.

Tanaman hias dalam pot (potplant) sekarang banyak dinikmati oleh masyarakat. Hal ini terbukti bahwa hampir semua perkantoran dan hotel serta pusat perbelanjaan di kota-kota besar menghias tempatnya dengan mengGunadiakan tanaman hias dalam pot. Selain itu hampir 70% pencipta taman menghiasi ruangannya dengan tanaman hias dalam pot. Inilah yang mendorong permintaan akan bunga dalam pot meningkat dan secara otomatis akan merangsang orang untuk berusaha di bidang ini.

Adapun fungsi tanaman dan kegunaan tanaman hias ini dalam pengGunadiaannya dibagi menjadi 3 yaitu untuk individu, perkantoran dan perhotelan. Prospek penjualan tanaman hias dalam pot (potplant) di Indonesia cukup besar. Nilai produk hortikultura Indonesia tahun 1996 mencapai Rp. 57,5 milyar dengan pertumbuhan 15-25% per tahun. Pada tahun 2005 diperkirakan permintaan dalam negeri Rp. 186-425 milyar. Kondisi ini didukung dengan kenyataan bahwa minat masyarakat di Indonesia yang semakin besar.

Dapat diamati bahwa trend tanaman hias semakin tahun semakin meningkat, maka dari itu sangat menarik untuk menekuni dan mendalami usaha ini, maka pada kesempatan magang mandiri kali ini, saya melakukan magang di usaha tanaman hias milik Bapak Gunadi yang berada di Ds. Beji Kec. Comal Kab. Pemalang Jawa Tengah, Tepatnya di depan stasiun Comal, di sana Bapak Gunadi menjual berbagai tanaman seperti tanaman bunga kamboja, keladi, bougenvile, berbagai jenis anglonema, keladi, katus, alocasia, dan ada beberapa jenis  bonsai.

Peluang Indonesia di pasar florikulture dunia cukup besar. Nilai produk floriculture Indonesia pada tahun 1996 mencapai Rp. 57,5 milyar dengan pertumbuhan 15-25% per tahun. Pada tahun 2005 diperkirakan permintaan dalam negeri Rp. 186-425 milyar. Sayangnya ekspor pada tahun 1996 hanya US$ 310-714 juta, sementara peluang pasar florikulture dunia sepuluh mendatangkan US$ 120 milyar. Namun dengan strategi itu dan didukung pesatnya perkembangan industri floriculture di Indonesia diramalkan 10% dari jumlah ini yaitu US$ 12 milyar dapat dipenuhi oleh Indonesia.

Tanaman dan manusia berinteraksi secara spesifik. Manusia menerima keuntungan positif karena tanaman akan menimbulkan emosi atau perasaan, misalnya perasaan senang, puas atau terkagum-kagum. Seorang pencinta tanaman akan hanyut perasaannya bila melihat keindahan bentuk, warna atau tekstur suatu tanaman. Bagian tanaman yang dapat menarik perhatian ,misalnya tajuk, daun, batang ataupun bunganya.

Komentar